Pemberian Oksigen Melalui Nasal Kanul

TINJAUAN UMUM
Suatu kegiatan untuk memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh pada pasien yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan oksigen
PERSIAPAN
Persiapan Klien
– Cek perencanaan Keperawatan klien
– Klien diberi penjelasan tentang prosedur yang akan dilakukan
Persiapan Alat
– Tabung / central oksigen yang sudah dilengkapi dengan socket dan manometer / flowmeter
– Humedifier yang sudah di isi dengan aquadest sampai pembatas yang sudah ditentukan
– Nasal kanul
PELAKSANAAN
– Perawat cuci tangan
– Atur posisi yang nyaman
– Periksa manometer central O 2 / tabung O 2, humedifier dan flowmeter
– Hubungkan kanul dengan O 2 / alirkan O 2 yang rendah
– Masukan kedua ujung kanul ke dalam lubang hidung
– Mengatur aliran O 2 yang sesuai dengan terapi
– Membersihkan nasal kanul setiap 8 jam sekali
– Perawat cuci tangan
– Perhatikan dan catat reaksi klien setelah melakukan tindakan
EVALUASI
– Perhatikan respon klien dan hasil tindakan
DOKUMENTASI
Mencatat tindakan yang telah dilakukan (waktu pelaksanaan, respon klien, hasil tindakan, perawat yang melakukan ) pada catatan keperawatan

Mengganti Balutan Pada Pasien Luka Bakar

TINJAUAN UMUM
Menukar balutan/penutup luka yang sudah kotor atau yang lama dengan penutup/pembalutan luka yang baru
Gunanya untuk
– Mencegah terjadinya infeksi
– Mencegah masuknya kuman dan kotoran kedalam luka
– Mencegah infeksi silang
– Memberi rasa nyaman dan aman pada pasien
Operasional dilakukan pada :
Pasien Combustie ( luka bakar )
PERSIAPAN
Persiapan Alat
a. Alat Seteril
– 1 Pinset anatomi
– 2 pinset chirurgis
– 2 klem arteri
– 1 gunting lurus
– 2 kapas lidi
– 10-15 lembar kassa seteril
– 5 buah deppers
– mangkok seteril
– 1 tong sampak
a. Alat Tidak Seteril
– Gunting pembalut
– Plester kecil
– Botol berisi bensin cuci
– Mercurohroom
– Bengkok
– NaCl 1 ml, 500 cc
– Zalf Dermazia
– Kantong Plastik
– Obat-obatan desinfektan ( Savlon, bethadine, dll )
Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan tentang tindakan yang akan dilakukan
PELAKSANAAN
1. Perawat cuci tangan
2. Balutan lama dibuka dan dibuang pada tempatnya
3. Bekas plester dibersihkan dengan kapas bensin
4. Luka dibersihkan dengan cairan NaCl ka satu arah dengan menggunakan deppers
5. Deppers kotor dibuang pada tempatnya
6. Pinset yang sudah dipakai disimpan pada bengkok yang bersisi desinfektan
7. Kemudian luka diobati dengan mercurohroom, setelah itu luka diberi zalf Dermazim dengan menggunakan tongspatel
8. Luka ditutup dengan kasa seteril secukupnya
9. Luka dibalut/diplester dengan rapih
10. Setelah selesai pasien dirapihkan dan alat-alat dibereskan ketempat semula
11. Perawat cuci tangan
EVALUASI
Mencatat hasil tindakan dan respon pasien pada dokumen keperawatan

Sampel Darah Melalui Vena

TINJAUAN UMUM
Suatu tindakan pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratrium guna menunjang diagnosa pasien dalam mempertimbangkan pengobatan yang tepat
A. PERSIAPAN
I. Persiapan Klien
– Cek perencanaan Keperawatan klien
– Klien diberi penjelasan tentang prosedur yang akan dilakukan
II. Persiapan Alat
– Spuit dan jarum steril
– Kapas alkohol 70 %
– Plester dan gunting
– Tabung darah
– Perlak dan torniquet
– Bengkok
B. PELAKSANAAN
– Perawat cuci tangan
– Menentukan lokasi
– Meletakan perlak kecil dibawah tangan yang akan diambil darah
– Melakukan pembendungan / fiksasi
– Menghapus lokasi tusukan / desinfeksi
– Memasukan jarum dengan sudut 5-30 0
– Menghisap darah sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan
– Torniquet / pembendung dilepas
– Jarum dicabut dan tekan bekas punksi / tusukan
– Memasukan darah ke dalam tabung darah dan beri etiket / nama
– Membereskan alat-alat dan rapihkan klien
– Perawat cuci tangan
– Perhatikan dan catat reaksi klien setelah melakukan tindakan
C. EVALUASI
– Perhatikan respon klien dan hasil tindakan
D. DOKUMENTASI
catat tindakan yang telah dilakukan (waktu pelaksanaan, respon klien, hasil tindakan, perawat yang melakukan ) pada catatan keperawatan

Sampel Urine untuk Pemeriksaan Laboratorium

TINJAUAN UMUM
Suatu tindakan pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratrium guna menunjang diagnosa pasien dalam mempertimbangkan pengobatan yang tepat
A. PERSIAPAN
I. Persiapan Klien
– Cek perencanaan Keperawatan klien
– Klien diberi penjelasan tentang prosedur yang akan dilakukan
II. Persiapan Alat
– Pot / urinal / bengkok
– Botol urine yang sudah diberi etiket
B. PELAKSANAAN
– Perawat cuci tangan
– Memberitahu tindakan yang akan dilakukan
– Pasang sampiran disekitar tempat tidur
– Menyuruh klien untuk berkemih dalam pot / urinal dan memasukan kedalam botol urine
– Urin sisa yang ada pada pot urinal dibuang
– Membereskan alat-alat dan mengmbalikan ketempatnya
– Perawat cuci tangan
– Perhatikan dan catat reaksi klien setelah melakukan tindakan
C. EVALUASI
– Perhatikan respon klien dan hasil tindakan
D. DOKUMENTASI
– Mencatat tindakan yang telah dilakukan (waktu pelaksanaan, respon klien, hasil tindakan, perawat yang melakukan ) pada catatan keperawatan

Melakukan Skin Test

TINJAUAN UMUM
Skin test adalah melakukan test antibiotik melalui sub cutan untuk mengetahui ketahanan terhadap salah satu jenis antibiotik
A. PERSIAPAN
a. Persiapan Alat
i. Spuit 1 cc dan jarum seteril dalam tempatnya
ii. Obat-obatan yang diperlukan
iii. Kapas alkohol dalam tempatnya
iv. Gergaji ampul
v. NaCl 0,9 % /aquadest
vi. Bengkok, ball point/ spidol
b. Persiapan Klien
i. Pasien diberi penjelasan tentang tindakan yang akan dilakukan
B. PELAKSANAAN
1. Perawat cuci tangan
2. Menggulung lengan baju pasien bila perlu
3. Mengisi spuit dengan obat yang akan ditest sejumlah 0,1 cc dilarutkan dengan NaCl 0,9 atau aquadest menjadi 1 cc
4. Mendesinfeksi kulit yang akan di suntik dengan menggunakan kapas alkohol kemudian diregangkan dengan tangan kiri perawat
5. Menyuntikan obat sampai permukaan kulit menjadi gembung dengan cara lubang jarum menghadap ke atas dan membuat sudut antara 15 – 30 derajat dengan permukaan kulit
6. Beri tanda pada area suntikan
7. Menilai reaksi obat setelah 10-15 menit dari waktu penyuntikan, hasil (+) bila terdapat tanda kemerahan pada daerah penusukan dengan diameter minimal 1 cm, hasil (-) bila tidak terdapat tanda tersebut diatas
8. Perawat cuci tangan
C. EVALUASI
Mencatat tindakan dan hasil skin test pada dokumen perawatan